Episode 84 : Romansa Chen dan Dhidy

1944 Kata

Setelah melayangkan salam dan menyalami orang tuanya yang duduk bersebelahan di sofa seberang ranjang rawat Dhidy berada, tujuan Chen adalah Dhidy sang istri. “Mau pulang ke mana?” tanya Chen sengaja meledek sang istri. “Ke rumah pak Mulya, kan?” balas Dhidy yang sudah duduk di pinggir ranjang rawat dan tak lagi diinfus. Ia sengaja mengatakannya karena sadar sang suami sedang menggodanya. Terbukti, pemuda bermata sipit itu langsung terbahak. “Jangan dibiasakan meledek-meledek begitu, Chen!” tegur Fina. Dhidy berangsur menyalami tangan kanan Chen menggunakan kedua tangannya kemudian mencium punggung tangan kanan tersebut dengan sangat takzim. “Papah sama Mamah pulang dulu saja. Biar aku yang urus semuanya,” ucap Chen yang memilih duduk tepat di sebelah sang istri. “Semuanya sudah diur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN