“Kami duluan, ya,” pamit Edelwais sambil menggandeng Bubu, membawa calon suaminya pamit pada Nanay, Christopher, Chen dan juga Dhidy yang tengah bersiap makan di dapur. “Mas sama Mbak enggak makan malam dulu?” tanya Nanay sementara sisanya hanya menyimak. Edelwais tersenyum ceria, lain dengan Bubu yang fokus dengan ponselnya. Kedua tangan Bubu sibuk mengetik di layar ponsel. “Sudah ditungguin sama papah mamah di rumah. Mamah sudah masak banyak juga,” balas Edelwais. Bubu dan Edelwais refleks mundur, memberi Mumu yang tiba-tiba melangkah masuk dengan langkah sulit dijelaskan. Selain itu, baik Edelwais apalagi Bubu juga tidak tega menjelaskan ekspresi sekaligus tampang Mumu saat ini yang sudah nyaris seratus persen mirip ekspresi zombie. “Mu, istigfar!” tegur Bubu menyikapi kesedihan Mu