Nathan duduk di bangku di luar kamar, setelah diusir kembali oleh Indah. Meresapi kesedihan juga kekhawatirannya. Ia harus bisa mengerti bila Indah sedang denial kepadanya. Hal yang wajar, siapa pun yang berada di posisi Indah akan melakukan hal yang serupa. "Bang, kok kamu di sini?" Lila yang baru saja datang bersama suaminya juga putra dan putrinya. "Mami? Papi?" Nathan bangkit lalu mencium takzim orang tuanya. Lalu menyapa lewat tatapan mata kepada Nala, juga si kembar Niel dan Noah. "Indah gimana, Bang?" tanya Reza mewakili orang-orang yang ada bersamanya. "Indah udah sadar, Pi. Sekarang lagi sama Ibu di kamar. Tadi aku lagi nyari angin aja di sini." Reza dan Lila saling menatap. Sebagai orang tua mereka tahu bila Nathan sedang menyembunyikan sesuatu. Tapi karena putranya be

