Nathan mengikuti Indah beserta mertua juga adik iparnya ke parkiran khusus untuk privat jet. Orang tua Nathan sendiri akan menyusul beberapa hari lagi, karena Papi Nathan ada beberapa urusan yang tidak bisa ditunda. "Ndah, kalau sudah sampai langsung kabarin Mami yah, Nak," ucap Lila sambil memeluk menantunya. "Iya, Mi." Indah menjadi tidak enak. Sudah pasti Mertuanya itu punya banyak pertanyaan di benaknya, tapi sampai saat ini Lila tak juga mengajukannya. Entah sudah tahu dari Nathan atau tidak. "Bu, titip putri kesayangan kita semua yah, Bu. Secepatnya saya dan Papi juga Nathan akan segera menyusul ke Surabaya," ucap Lila pada besannya. "Iya, Bu. Pasti." Tidak hanya Lila, Sukma pun sudah banyak tanda tanya di hatinya. Hanya waktu dan kondisi yang belum memungkinkan bagi dirinya

