70 Suami Omes

1966 Kata

Nathan menempelkan kepalanya di lengan Indah sembari menghirup aroma yang menguar dari tubuh istrinya itu. “Perasaan aku kok kayak gak enak gini yah, Yang.” “Nggak enak gimana, Bang? Ada yang sakit?” tanya Indah khawatir. Ia meraba kening Nathan, tapi terasa biasa saja. Tidak panas dan tidak dingin. Nathan menarik tangan Indah dari keningnya, kemudian menciumnya. “Perasaan aku gak enak karena mau pisah sama kamu, Yang.” Indah menghela nafasnya. Antara lega karena suaminya tidak sakit dan juga kesal karena sikap berlebihan Nathan. “Tapi kan Abang emang harus ke kantor kan? Rio bilang ada kerjaan yang gak bisa ditunda.” Nathan memanyunkan mulutnya. “Iya sih. Itu yang bikin perasaan aku gak enak. Rio resek! Emang Ayang suka pisah sama aku?” Indah tersenyum. “Pisahnya kan cuma beberapa j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN