"Apa sih, Ma! Percaya saja sama anak kecil," elak Ana yang panik, dengan cepat mengakhiri panggilan video tanpa persetujuan dari Edward. Daripada ketahuan sang mama dia sedang bertelepon dengan lelaki lain, malah bisa bahaya. Namun, siapa sangka jika Vio tetap keukeh dengan pendiriannya. "Ish, Tante bohong, Oma. Aku lihat sendiri kok Tante teleponan sama orang bule. Ganteng." Mata Ana melotot. "Eh, anak kecil tukang ngintip. Bisa-bisanya sudah ngerti orang ganteng!" Kartika menghela napas panjang karena merasa memang ada yang sedang putrinya sembunyikan. "Ana! Vio itu enggak pernah bohong loh! Jadi beneran kamu sedang telepon sama lelaki?" Ana meringis. Menatap tajam pada keponakannya yang malah menjulurkan lidahnya. "Hanya teman, Ma." "Orang mana? Beneran bule?" "Nggak tahu orang