Bara mengusap wajahnya frustasi sambil mondar mandir dengan gusar karena sang istri sedang berjuang di ruang operasi. "Hani dimana???!!!" tanya Harry Wijaya dengan napas ter engah pada Bara. Chef senior itu baru saja tiba di rumah sakit tempat Hani di bawa. Mata pria 43 th itu terlihat berkaca-kaca karena sangat terkejut mendengar kabar dari Bara ketika anak satu-satunya yang dia cintai terjatuh dari tangga lantai dua. Demi Tuhan!!! Bagaimana bisa??!!! "di ruang operasi, Pa.." ucap Bara lemah. Harry Wijaya terlihat murka dan langsung saja menarik kerah kemeja menantunya itu. "BAGAIMANA BISA TUAN PUTRI SAYA TERJATUH ???!! BAGAIMANA BISA KAMU TIDAK MENJAGANYA DENGAN BAIK ???!!! BAGAIMANA BISA BARA??!!" teriak Harry emosi. Sementara Bara hanya menunduk lemah tanpa sanggup berkata-kat

