Bag 67

1668 Kata

"Maafkan Saya Tuan Bara, bayi kalian tidak bisa kami selamatkan" ucap sang Dokter dengan wajah sedih. Bara dan semua orang yang berada di sana menahan napas karena ucapan sang Dokter. Bahkan Bara terlihat mundur beberapa langkah karena seketika kakinya terasa lemas mendengar kabar itu. Untung saja ada adik iparnya yang berdiri tepat di belakang Bara langsung menahan tubuh pria berbadan tegap itu yang saat ini benar-benar lemas. Bara mengusap wajahnya kasar. Calon bayi mereka tidak bisa diselamatkan? Anak mereka di dalam Kandungan Hani yang berusia tiga bulan itu tidak selamat? Baru satu bulan mereka merasakan kebahagiaan setelah mengetahui buah cinta mereka hadir di rahim sang istri. Namun apa daya, sepertinya Tuhan lebih menyayangi calon anak mereka. "Maafkan Saya Tuan Bara, kami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN