Bag 74

1915 Kata

Apa A'a akan ninggalin Hani setelah ini? 'lirih Hani kembali. "apa kamu tidak menginginkan anak di hidupmu Bar?" tanya Zee Zee kembali karena Bara masih terdiam dengan tatapan yang sulit di artikan. "Setiap orang pasti membutuhkan anak. Apalagi kamu yang harus punya keturunan untuk melanjutkan Perusahaan keluargamu ini. " serang Zee Zee kembali yang semakin membuat kaki Hani lemas. Jujur saja ucapan Zee Zee menghantam keras hatinya karena memang apa yang diucapkan sahabat dari suaminya itu semua benar. Setiap orang pasti menginginkan keturunan. Apalagi Bara yang sepertinya sangat suka dengan anak kecil. Pria berkulit seksi itu selalu cepat dekat dengan anak kecil. Baik itu anak Zack, anak Naya, apalagi dengan keponakan pertamanya - Abrisam -. Jadi mengapa selama ini Hani tega menye

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN