“Coba ingat-ingat kapan terakhir kali kamu mengajakku keluar seperti ini.” Danu tersenyum simpul tanpa mengalihkan perhatiannya dari gelas wine yang ada di tangan. Dia terus menggerakkannya, memutar-mutar dan membuat wine tersebut agak keruh. Mahesa yakin ada masalah dengan sahabatnya itu karena tiap kali Danu mengalaminya, pria itu pasti mengajaknya minum-minum sampai mabuk seperti terakhir kali –ketika Larasati menelpon meminta pertolongan saat dikejar-kejar oleh Malik tengah malam. “Ada apa lagi sekarang?” Mahesa bertanya saat menerima segelas wine dari bartender. Dia kemudian meminumnya sambil menunggu Danu menjawab, tetapi pria itu tak juga membuka mulut dan hanya menggoyangkan wine di tangannya. “Jangan bilang Layla selingkuh lagi?” Tepat setelah Mahesa mengatakannya, gerakan tan