Maaf untuk typo nya. __________________ “A-ayah?” Ghaita seketika memandang ayah kandungnya. Pria berusia lima puluh tahun itu memandang Ghaita dan juga ibu Ghaita bergantian dengan tatapan sendu di wajahnya. Ghaita berhasil menenangkan dirinya terlebih dulu. Gadis itu berdiri dari duduknya dan seketika mendekati ayah kandungnya. Pria yang sudah hampir lima belas tahun lamanya tak pernah ia temui. Keduanya tampak berdiri ragu di depan pintu yang sudah kembali tertutup. Ghaita memandang ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Meskipun ia teramat sangat terlihat merindukan ayahnya, ia menjaga jarak karena takut mendapat penolakan dari ayah kandungnya. Hal yang sama juga terjadi pada pria paruh baya di hadapannya. Pria itu memandang sang putri yang sudah tumbuh dewasa dengan tatapan ragu. Ta