BAB 21

1639 Kata

“Mama enggak peduli anak-anak konglomerat Jakarta yang dijodohkan Papa kamu. Mama cuma mau tahu siapa cewek yang bikin anak Mama betah tinggal di Surabaya,” ucap Soraya Aksara sambil menyesap teh chamomilenya di lobby lounge hotel bintang lima Surabaya. ​Valen terkekeh pelan, meletakkan cangkir kopinya di atas meja kaca. “Mama jauh-jauh terbang dari Jakarta cuma buat menanyakan ini?” ​“Tentu saja,” potong Soraya cepat, menatap putra tunggalnya dengan mata berbinar penasaran. “Kamu pikir Mama percaya pas kamu bilang ada rapat koordinasi maskapai di sini? Kamu itu anak Mama, Valen. Dari gestur cara kamu bicara di telepon minggu lalu saja, Mama tahu ada yang beda.” ​Soraya Aksara menyandarkan punggungnya pada sofa kulit yang empuk. Penampilannya teramat anggun. Gaun terusan sutra berwarna

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN