Bab 84

1142 Kata

Gadis itu langsung membungkukkan badannya. Ia bersembunyi di balik dinding kamar itu. “Nggak mungkin! Nggak mungkin Om Marco menemukan aku secepat ini.” Cassandra masih membungkuk dan menjauh dari jendela itu. Ia mengambil ponselnya dan melihat jumlah panggilan tak terjawab di atas layarnya. Semuanya dari orang yang sama. Gadis itu segera mematikan ponselnya dan memasukkannya ke dalam laci nakas. Rasa penasarannya masih tak juga hilang. Sekali lagi ia mengintip keluar jendela untuk memastikan bahwa penglihatan tidak benar. Kali ini ia melihat hal yang berbeda. Lelaki itu sama sekali bukan Marco. Kulit dan perawakannya memang serupa, sama-sama eksotis dan jangkung. Namun dengan penampilan dan wajah yang sama sekali berbeda. Cassandra bernapas lega. Ia membaringkan tubuhnya ke atas di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN