Bab 62

1213 Kata

“Jangan bunuh aku,” pinta Cassandra. Ia sangat ketakutan. “Aku benar-benar nggak tahu siapa orang yang kamu sebutkan.” Lelaki muda itu tidak menampakkan rasa kasih dari sorot matanya. “Heh! Siapa kamu?” Teriakan yang sangat keras itu berhasil membuat lelaki muda yang sedang mengarahkan pisaunya ke batang tenggorok gadis di depannya itu terkejut. Lelaki muda itu menoleh dan dengan cepat ia menarik turun penutup kepalanya untuk menutupi sebagian wajahnya. Sepasang kakinya bergerak mundur dengan pisau terarah di leher Cassandra. “Jangan mendekat!” ancamnya. Cassandra menahan napasnya. Ia merasa pisau itu akan menggores kulitnya jika ia bernapas. Ia merasa tertekan dan ketakutan. “Om, tolong aku,” lirihnya. Tanpa terasa air mata menetes di pipinya. Lelaki muda itu menariknya pe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN