Bab 54

1078 Kata

“Benar! Itu adalah keponakanku,” potong Marco yang langsung naik ke atas stage dimana acara berlangsung. Semua kamera sontak terarah kepadanya. Lelaki itu tersenyum, seolah tak ada sesuatu yang terjadi dan tanpa ragu ia duduk di sebuah kursi lain di samping Zissy. “Sangat mustahil bagi calon istriku jika tidak mengenal satu-satunya keponakanku, bukan?” ucap Marco dengan senyuman lebar. Raut wajah Zissy berubah tegang saat Marco menatapnya dengan senyuman menyeringai. Sebaliknya dengan host acara saat itu. Wanita itu tampak menyembunyikan rasa terkejutnya dalam senyumannya yang mengembang. “Wah … wah,” ucapnya dengan kedua tangan bertepuk. “Ini benar-benar spesial live streaming bagi semua penonton acara kita. Sebuah berita spesial yang secara langsung disampaikan oleh Marco Asmara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN