Tiga hari berlalu begitu saja. Cassandra masih berusaha untuk melupakan Marco. Ia memutuskan untuk tidak pulang ke rumah, karena begitu banyak kenangan pamannya di rumah itu. Kejadian malam itu benar-benar membuat perubahan pada sikap Cassandra. Seperti pada siang itu, di saat matahari terasa panas menyengat di kulit. Cassandra justru menghabiskan waktunya bercengkrama dengan kawan-kawannya di taman kampusnya. "Jadi gimana? Kamu beneran mau jadi pacar aku?" Nando menggenggam tangan Cassandra dengan tatapan penuh harap. Cassandra langsung menarik tangannya saking risihnya. “E, e, eh! Enak aja main serobot.” Fritz yang baru saja muncul dan disuguhi adegan itu, spontan memisahkan keduanya. Lelaki itu duduk di antara keduanya, sehingga membuat kedua temannya bergeser menjauh. “Gue suda

