Jagapathi membuka pintu kamar dengan perlahan, langkahnya terdengar tenang, namun tidak ada yang bisa mempersiapkannya untuk apa yang dilihatnya begitu matanya menangkap sosok Paulina di depan cermin. Paulina, yang tengah termenung, langsung tersentak kaget begitu pintu terbuka. Namun, reaksi Jagapathi jauh lebih terkendali—meskipun hatinya jelas bergejolak. Matanya sempat membesar, menelusuri sosok istrinya yang berdiri dengan tubuh nyaris terbungkus kain sutra lembut berwarna merah anggur. Gaun tipis yang dipilih Srada untuk Paulina sangat... minim, membingkai tubuh mungilnya dengan begitu sempurna, menggoda dalam kelembutannya. Sebisa mungkin, Jagapathi menahan ekspresi wajahnya agar tetap biasa saja, meski jantungnya berdegup lebih kencang dari biasanya. Paulina, di sisi lain, juga b