(++) Sensasi Pelepasan.

1135 Kata

Meli tertegun mendengarnya, dia mengerjap ketika Dani mencium bibirnya. “Aku akan datang nanti, jangan kunci kamarnya, heum?” bisik Dani. Meli mengangguk dengan patuh, dia tersenyum ketika Dani membelai wajahnya sesaat sebelum akhirnya keluar dari ruangan itu. Dipelukannya ponsel di tangannya dengan senyuman manis di bibirnya. “MELI!” Meli terperanjat ketika mendengar suara April memanggilnya, buru-buru dia memasukkan ponsel Dani ke balik saku apron yang dipakainya. Tak lupa dia merapikan rambut dan bajunya sebelum keluar dari sana sambil menyahuti panggilan April. “Dari mana, sih? Malah ngelayap bukannya kerja!” bentak April berkacak pinggang di depan pintu kamar, berdiri dengan hanya memakai kimono handuk menutupi tubuhnya. Meli sudah terbiasa dengan pemandangan itu, dia menunduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN