Asal Saweran Banyak.

1108 Kata

Lexi sampai tanpa sadar menurunkan kedua tangannya yang semula terlipat di depan d**a, dia mengerjap dan memalingkan wajahnya yang merah padam. “O-oke, deh. Kita berangkat sekarang!” ujar Edu, dia yang lebih polos mengungkapkan ekspresi kagumnya pada Emi. Keduanya pergi begitu saja, itu membuat Emi merasa tidak nyaman. “Apa ada yang salah?” tanyanya canggung. Lita terkekeh, “Nggak apa-apa, kamu oke kok!” katanya sambil merangkul bahu Emi dan mengajaknya berjalan bersama. Mereka berempat berjalan santai menuju lampu merah dimana Lexi cs biasa tampil, membawa speaker aktif seukuran koper kecil yang diseret oleh Edu. Lexi bertugas mengatur lagu dan mengambil uang saweran, sementara Lita jadi penyanyinya. “Makan pelan-pelan, Lita. Masih pagi makan cimol begitu, ih!” tegur Edu mendelik p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN