“Mbak… mau nikah?” “Iya, hehehe. Calonnya dikenalin sama salah satu temen aku. doain ya semoga semuanya berjalan dengan lencar. Aku juga pengen punya keluarga kayak kamu.” Walaupun melani tidak terlalu berharap pada cinta dari seseorang yang dijodohkan, yang terpenting sekarang kesembuhan ibunya dulu. Pamit saat sudah mendapatkan obat duluan, Melani pergi ke ruangan sang Mama berada. Ada temannya yang sedang menjenguk, Melani kaget. “Kok gak bilang-bilang lu mau kesini.” Viqiah, si juragan property yang tinggal di Raja Ampat. “Hai, b***h,” ucapnya merentangkan tangan memeluk Melani. Mereka berteman sejak SMP, jarang bertemu lagi saat sudah bekerja. Melani butuh penjelasan kenapa Viqiah tiba-tiba ada disini. “Gue butuh penjelasan lu. Sini ikut dulu.” Menariknya menjauh dari sang Ibu ket