Bab 114

776 Kata

Sesaat setelah ijab kabul dinyatakan sah, rangkaian acara berlanjut ke resepsi. Meja akad disingkirkan, dekorasi ditata ulang dengan cepat dan rapi. Lampu-lampu kristal memantulkan cahaya hangat ke pelaminan yang kini menjadi pusat perhatian. Niko dan Marinka duduk berdampingan di singgasana berhias ukiran emas. Mereka tampak anggun, dipamerkan sebagai raja dan ratu semalam—pasangan sempurna yang layak dirayakan. Niko duduk tegak, senyum tipis terpasang di wajahnya setiap kali kamera menyorot. Tangannya sesekali terangkat membalas lambaian tamu. Dari luar, ia tampak tenang, terhormat, sepenuhnya hadir di pernikahannya. Tak seorang pun tahu bahwa setiap kali tepuk tangan bergema, dadanya justru terasa semakin sesak. Di sisi lain ballroom, Lara bergerak dari satu meja ke meja lain. Baki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN