Pertemuan dengan Titania

1864 Kata

Keesokan harinya, pada pagi hari. Novian berencana untuk mengantar Fasya ke sekolah sebagai permintaan maafnya karena semalam telah menyinggung hati Fasya. Dan Fasya hari ini terlihat lebih pendiam dari biasanya, ia masih memikirkan kata - kata ayahnya tentang apa yang harus dilakukannya untuk menghadapi anak baru itu. Sesampainya di gerbang sekolah, Fasya berpamitan kepada Novian dan Fasya untuk memasuki sekolahnya. Ia melihat Keysa dan juga anak baru itu sedang berbincang di bangku semen yang ada di pos satpam samping gerbang sekolah. "Belajar yang rajin yah sayang." Daniella mengelus puncak kepala Fasya, dan dibalasnya dengan anggukan singkat. "Mommy, Fasya masuk dulu yah?" Tanya Fasya memandang kearah Daniella yang berada jauh di atasnya. "Iya sayang." Setelah mendapat persetujua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN