Karina terdiam beberapa saat, dan memperhatikan sekitar. Dirinya berada di sebuah taman luas yang ditumbuhi bunga-bunga baby breath indah yang bermekaran. Bunga yang berbentuk kecil-kecil, yang hampir menyerupai bunga semak. Dengan perlahan, Karina melangkah di jalan setapak menyusuri bunga-bunga yang berada di sana. Sebelah tangannya ia sentuhkan pada kelopak bunga berwarna putih dan merah muda itu. Matanya menatap takjub hamparan taman yang luas ini. Kakinya terus melangkah menyusuri jalan setapak, sampai tiba-tiba, langkahnya terhenti, karena melihat di depannya wanita muda bergaun putih yang menatapnya dengan sendu. Karina membelalakkan mata tak percaya dengan jantung bertalu kencang, kakinya terasa lemas saat wanita muda itu melangkah ke arahnya dengan air mata yang sudah mengalir

