MR. CEO, PLEASE SLEEP WITH ME 9

1187 Kata

Gea segera saja menghalangi jalan bos besarnya itu yang melangkah ke arah kamar Alina. Tidak! Gevan tidak boleh tahu keberadaan Alina. Gevan berhenti melangkah saat Gea tiba-tiba saja sudah berada di depannya. "Ada apa, Nona Gea?" tanya Gevan datar sambil menaikkan sebelah alisnya. "A-Alina benar-benar sudah pergi, Pak. Bapak tidak perlu memastikan apapun," ucap Gea mencoba peruntungannya meyakinkan Gevan. Gevan terkekeh kecil, lalu menatap Gea tajam dengan rahang mengeras. "Saya lebih suka memastikannya sendiri, Nona. Bisa menyingkir dari hadapan saya? Atau kamu ingin orang saya yang menyingkirkan kamu?" tanya Gevan sambil menolehkan kepalanya ke belakang. Gea mengikuti arah pandang Gevan, dan langsung membelalakkan matanya terkejut melihat beberapa pria berbadan besar, sudah bera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN