LIMA PULUH EMPAT

1377 Kata

Selesai rapat digelar, Devan yang hendak keluar dari ruangannya setelah dia membereskan beberapa berkas yang tersisa untuk ditanda tangani usai rapat tadi. Ia pun sesegera mungkin ingin pulang menemui anaknya yang sedang sakit. Bagaimana mungkin dia tega meninggalkan anaknya sendirian sedangkan dia disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk. Devan meraih kunci mobilnya yang ada diatas meja ketika dia hendak meninggalkan ruangannya. "Vi, kalau ada apa-apa hubungi saya ya, saya ada perlu," "Kyra sakit lagi?" tanya Novi, sekretarisnya ketika dia hendak meninggalkan kantor. Novi tahu tentang keberadaan Kyra. Tidak mungkin dia tidak mengakui anaknya sekalipun Mama Kyra pergi meninggalkan mereka berdua. Devan selalu berusaha menjadi orang tua tunggal untuk Kyra. Sekalipun Novi sering mengingat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN