Usai makan malam, Alya tetap bermain dengan Kyra. Sedangkan Devan pergi ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda tadi. Kyra yang tidak mau jauh dari mamanya semenjak kedatangan Alya. Devan sama sekali tidak keberatan lagi ketika melihat Kyra yang kini sudah mau turun untuk bermain. Tidak seperti tadi siang yang hanya mau digendong dan tidak mau turun dari gendongan orang tuanya. Bahkan Devan juga batal pergi ke kantor tadi siang karena Kyra tidak mau ditinggal dan meminta agar Devan tetap berada di rumah saja. Maka dari itu dia menuruti permintaan anak satu-satunya itu. Dia mendengar suara gelak tawa Kyra bermain dengan Alya yang berada dikamar tempat Devan tidur setiap malamnya. Devan menyandarkan tubuhnya sejenak dan merenggangkan otot-ototnya. Sesaat suara gelak t

