Selamat Membaca Rihana menatap Alex dengan tatapan yang sulit diartikan. Pria di depannya ini mengatakan bahwa ia adalah sahabat dari putrinya. Tetapi kenapa Alice berteman dengan pria yang sudah matang. Jelas Rihana tahu kalau Alex sudah bukan pria muda seusia putri keduanya itu. "Apakah anda sahabatnya di kampus atau?" pertanyaan Rihana menggantung. Dia benar-benar penasaran dengan pria ini. Apakah putrinya mempunyai sahabat yang lebih tua darinya? Rihana benar-benar tidak paham. "Aku adalah seseorang yang pernah ada di hidup Alice, dan kami sempat memiliki hubungan, yah walaupun akhirnya kita harus berpisah karena suatu masalah yang sekarang sudah berakhir, aku kembali ke sini untuk membawa Alice kembali." Rihana terlihat sangat terkejut, bahkan matanya langsung membelalak seketika,