Episode 58

1604 Kata

Selamat Membaca Alex mencium kening Alice dengan jantung yang berdetak kencang, ciuman itu turun ke arah dua pipi kanan dan kirinya yang kini tampak semakin cubby. Kemudian berakhir pada bibir Alice dengan ciuman yang panjang. Setelah Alice kehabisan napas, barulah Alex melepaskan ciumannya. Kedua matanya berbinar menatap gadis yang sangat dicintai itu saat ini berada di bawah rengkuhannya. Ini seperti mimpi tapi nyata, Alex semudah itu mendapatkan kekasih kecilnya ini. "Kenapa perutmu, pipimu dan pinggang mu menjadi semakin berisi, sayang?" tanya Alex kembali. "Kenapa kamu tidak menjawab? apa kamu tidak bisa menghilangkan ku dari pikiran mu dan membuatmu stres hingga mengakibatkan mu banyak makan?" Alice mencubit perut Alex gemas. Kenapa ucapan nya jadi ngawur. "Kenapa kamu bangga s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN