EPILOG

1407 Kata

Cengkrama selanjutnya berpindah ke ruang tengah. Rose sesekali mengangguk sopan pada Alexander saat kedapatan iparnya itu menatap padanya. “Selanjutnya gimana, Lex? Bakal balik ke perusahaan, kan? Kita mulai semuanya dari awal,” usul Samantha sambil menepuk bahu Alexander. Kakaknya itu mengangguk, lalu menahan tangan Samantha. Dia hanya ingin memeluk sebentar, bersandar di bahu kokoh Samantha. “Maaf,” bisik Alexander. Samantha tersenyum tipis, lalu berkata, “Iya. Gue juga.” Narendra menahan haru menatap keduanya. Alexander akan bangkit lagi, lalu hidup keluarga Atmadja akan membaik. Hanya Han yang sejak kemarin terus khawatir dengan masa depan jika ketiganya harus disatukan lagi di bawah atap yang sama. “Gue nggak tau apa yang ada di pikiran Alex. Tapi dibanding menebak-nebak, lebi

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN