100. Identitas si Kecil yang Diragukan

1864 Kata

Enam bulan kemudian. “Siapin mobil, Han!” Samantha berlari turun dari kamar sambil menggendong Morgan. Si kecil itu tiba-tiba demam tinggi di tengah malam. Lekas Han melajukan mobil menuju rumah sakit di mana Akira bertugas. Wanita itu kebetulan sedang sift malam, bertemu Samantha yang khawatir melihat wajah Morgan begitu pucat. “Kenapa, Sam?” “Nggak tau, tiba-tiba rewel. Aku cek, demamnya tinggi banget,” ulas Samantha. Akira pun menenangkan Samantha agar tak khawatir pada Morgan. Si kecil itu ditangani dokter. Setelah diperiksa dan dilakukan tes darah, Morgan dipindahkan ke ruang rawat. Dijaganya di kecil Morgan semalam suntuk. Sesekali dia mencebik cengeng pada Han karena tak tega melihat tangan mungil itu harus ditusuk infuse. “Itu anaknya udah anteng, Sam. Jangan nangis lagi, la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN