99. Bangkit dari Keterpurukan

1574 Kata

“Bangkrut?” Samantha tersenyum getir melihat reaksi Alexander yang seolah tak menyadari ancaman akibat perbuatannya. Mereka melakukan rapat internal untuk menentukan kelanjutan eksistensi Atmadja Corp. “Tidak ada pilihan lain, Lex. Sebenarnya papa mendapat tawaran merging dari Wijaya Corp dan Frans berniat membeli saham kita. Tapi papa takut nantinya, Frans akan menyalahgunakan kekuasaan dan mengalihkan proyek yang masih ditangani Atmadja Corp ke perusahaannya!” ulas Narendra. Perusahaan di ambang krisis. Ketuk pintu terdengar, Han muncul dengan raut sumringah. “Mr. Calvin datang, Sam!” Mata Samantha membeliak, hatinya bergumam syukur saat mendengar kabar kedatangan pebisnis itu. Sebelumnya, Mr. Calvin mengatakan jika dia berniat membeli saham Atmadja Corp, maka dia akan datang sendi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN