98. Kabar Kematian Rose

1644 Kata

Alexander ikut menyusul Samantha yang lebih dulu pergi meninggalkan rumah Atmadja. Tujuan mereka adalah kantor polisi di mana pernyataan tersebut dikeluarkan. Bahkan pers sudah menyiarkan berita tersebut tanpa mengkonfirmasi pada salah seorang Atmadja. "Rose bukan bagian dari Atmadja lagi, Sam. Mungkin karena itu, mereka nggak menghubungi salah satu dari kalian," pungkas Han. Pria berkacamata itu menyetir dengan tenang saat tadinya sempat melarang Samantha yang membawa mobil. Sahabatnya itu menyandarkan kepalanya pada jok, menutup sisi dahinya dengan lengan. Bisa Han lihat pelan-pelan air matanya jatuh di pipi. "Tapi semua orang tau kalau Rose pernah jadi bagian dari Atmadja. Gimana mereka bisa mengkonfirmasi kalau itu Rose sedangkan nggak menghubungi kami satu pun? Rose nggak punya kel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN