LIM.095 TUAN MUDA CHEN, I LOVE YOU Aku bangkit dari pembaringan dan duduk bersandar di atas tempat tidur. Aku duduk termenung dengan pikiran kosong seolah sedang mengumpulkan nyawaku yang bertebaran di saat aku tidur. Aku tidak tahu sudah berapa lama aku tidur, hingga aku tidak menyadari siang sudah berganti dengan malam. “Kamu sudah bangun?” Tuan Muda Chen bertanya padaku sambil menutup pintu kamar yang baru saja ia buka. Malam ini tampilannya terlihat lebih rapi dari tadi siang saat aku tidur di pangkuannya. Aku mengangguk menatapnya yang berjalan ke arahku tanpa berkata apa-apa. Hingga ia telah duduk di atas tempat tidur di hadapanku dan kembali bertanya, “Bagaimana? Apa tidurmu nyenyak?” Aku kembali menganggukan kepala menanggapi ucapan Tuan Muda Chen. Meski sebenarnya aku merasa

