LIM.093 SISI LEMBUTNYA (1) “Apa kamu tidak bisa memberi tahuku terlebih dahulu sebelum kemari?” “Maaf Tuan Muda. Dari tadi aku sudah mengirimkan pesan bahwa aku akan datang ke villa pagi ini. Tapi hingga sekarang sepertinya pesan singkat yang aku kirimkan belum di baca.” “Pagi ini aku sibuk. Bibi Hui tidak masuk bekerja.” Aku menjawab sambil memalingkan wajah ke arah lain menutupi rasa gugupku. “Baiklah. Kalau begitu aku akan menunggu di ruang tengah hingga Tuan Muda selesai sarapan.” Jierui tersenyum mengejek dan berlalu pergi meninggalkan kami berdua di ruang makan. Setelah Jierui pergi, suasana di ruang makan berubah menjadi canggung. Suasana yang tadinya hangat seperti api yang membara kini berubah menjadi dingin. Xaviera Zhou masih menundukkan kepalanya menutupi wajahnya yang

