Akhirnya pulang juga, Adila sedang menunggu becak. Tapi sebuah klakson mengagetkan dirinya. Sebuah mobil Mercedes-Benz. Berada di sampingnya. Sebuah kaca jendela hitam turun, kemudian pintu sebelah kiri terbuka, meminta Adila untuk masuk. Adila menoleh kiri kanan, takut ada yang lihat. Setelah itu dia pun hendak untuk masuk. Sebenarnya niat itu menolak tapi tidak enak hati. "Gimana kerjaan hari ini? Lancar?" tanya Kevin basa-basi. "Biasa saja, gak ada perubahan," jawab Adila cuek. Kevin sesekali melirik arah Adila sedang memandang arah jalan. "Lusa kamu dipindahkan ke Asahan?" Kevin kembali bertanya dan membahas soal proyek tersebut. "Hm." "Biasanya kamu menolak kalau dipindahkan secara mendadak?" "Kalau perintah apa yang mau diprotes kan?" jawab Adila merasa gak suka di ta