"Aku tidak bisa tidur dengan tenang Dinda, aku memikirkan kamu," ucap Pandu lirih, ia mengungkapkan isi hatinya secara terang-terangan. "Mas, jangan seperti ini, aku tidak bisa bicara kalau kamu terus saja merayuku," seru Dinda yang kembali merasa malu. "Aku sangat senang menggoda mu, kamu seperti seorang gadis yang baru merasakan apa itu cinta, kamu benar-benar membuatku tidak sabar ingin segera menikahi mu." Pandu terus saja menggoda hingga membuat Dinda bingung bagaimana harus menyembunyikan rasa malunya itu. Saat itu Dinda hanya terdiam saja di depan layar ponselnya, ia terdiam pasrah sambil mengamati wajah Pandu. Dan beberapa saat kemudian Pandu pun menguap, Dinda meminta Pandu untuk segera mematikan ponselnya, karena ia tidak mau jika Pandu kurang istirahat dan kurang tidur lantar

