33

1071 Kata

"Dinda, sebenarnya aku mengundang mu datang ke sini, karena aku ingin mengatakan sesuatu padamu, tentang isi hatiku yang selama ini aku pendam. Din, jujur... Kali ini aku nggak bisa lagi bohong, kalau aku memiliki perasaan lebih padamu, lebih dari sekedar teman," lirih Pandu yang saat itu mencoba untuk mengutarakan isi hatinya. "Perasaan lebih itu yang seperti apa Pandu, aku tidak mengerti," ucap Dinda yang ingin mendengar sebuah ungkapan kebenaran. "Aku mencintaimu Dinda. T-tapi aku tidak mau memaksa, aku minta maaf jika ini salah, aku minta maaf jika perasaan ku keliru padamu, tapi aku ingin mengungkapkan nya saja, jika pun kamu tidak bisa menerima atau belum siap, tidak masalah." jawab Pandu melempar senyum. Sejauh ini Pandu tidak mau memaksa jika memang Dinda masih tidak bisa meneri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN