Keesokan paginya, Rahan terbangun dari tidurnya, beberapa hari ini ia harus bekerja keras intuk toko dan usahanya, sejak menikah dengan Intan, kebutuhan yang dikeluarkan semakin hari semakin banyak, hingga memaksa Rehan untuk kembali bekerja keras agar kebutuhan rumah tangganya bisa terpenuhi. Pagi ini Rehan ingin segera mandi, ia membuka pintu kamarnya namun ternyata pintu itu terkunci dari dalam, beberapa kali Rehan mengetuk pintu dan berharap bahwa Intan akan segera membukakannya, namun Rehan tak mendapatkan jawaban. "Intan, buka dong pintunya, aku mau mandi nih!" Rehan berteriak memanggil nama Intan dari luar kamar, berhadapan bahwa Intan membukakan pintu. Namun beberapa kali saja ia mengetuk pintu, Intan sama sekali tidak membukakan pintu. Sampai akhirnya Intan pun mendengar suara

