"Dinda, apa kau sudah memperhatikan keadaan Arka?" tanya Pandu yang saat itu memperhatikan Arka. "Udah kok, aku kasih dia makan dan dia cukup bahagia menghadiri pesta kecil ini, kamu lihat saja dia, dia asik bermain bersama nenek dan kakeknya," jari telunjuk Dinda mengarah kepada Arka yang saat itu sedang tertawa ceria. "Ya, kamu benar, aku senang Dinda, akhirnya kalian berdua bisa mendapatkan kebahagiaan tersendiri seperti ini, semoga kamu dan Arka semakin bahagia." Pandu mengucap doa saat itu, dan di Aamiin kan oleh Dinda. Saat itu Dinda merasa cukup nyaman berteman dengan Pandu, namun ia tetap menjaga jarak agar mata tidak begitu menilai dirinya saat bersama dengan Pandu, ia tidak mau citranya sebagai seorang janda menjadi buruk jika ia terlalu memperlihatkan sikap akrab nya pada Pan

