54

1093 Kata

"Jangan pernah berlaku kasar pada mas Pandu, kau punya masalah dengan ku karena aku tidak mengizinkan mu menemui Arka. Tapi satu hal yang perlu kau tahu, kalau kau datang dengan cara yang baik, maka aku akan membukakan mu pintu, tapi caramu yang seperti ini. Maaf, aku sama sekali tidak membukakan mu pintu!" marah Dinda menatap Rehan kasar. "Dinda, ayolah. Jangan egois, karena aku juga Ayahnya Arka," ucap Rehan masih merengek. "Cukup Mas, lebih baik sekarang kamu pergi dari sini, atau kalau tidak aku akan membawamu ke kantor polisi." usir Dinda yang tidak mau mendengarkan alasan Rehan lagi. Karena tidak mendapatkan izin dari Dinda, akhirnya Rehan memutuskan untuk pergi. Kali ini Dinda tidak ingin mendengar alasan apapun lagi dari Rehan, ia tidak mau mengambil resiko jika sampai terjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN