17

1148 Kata

Saat sedang mengobrol ringan dengan bi Iyas mengenai perasaannya, tiba-tiba saja Rehan pulang. Saat itu Dinda bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Rehan, Dinda menyeka terlebih dahulu air matanya saat hendak menemui Rehan, dan kala itu Rehan mengerutkan alis karena rasa penasarannya. "Ada apa Dinda?" tanya Rehan. "Mas, apa kamu sudah puas menginap di rumah Intan beberapa hari ini? Apa kau tidak ada niat sedikit pun untuk memperbaiki hubungan rumah tangga kita ini, kau tahu Mas, semua tetangga sedang menggunjing pernikahan kita, aku malu Mas," ucap Dinda yang memprotes perbuatan Rehan selama ini. "Dinda, kenapa kamu sangat sibuk sekali mengurusi banyak mulut dan mata di luar sana, apa selama ini yang ngasih makan dan minum kamu mereka, bukan aku?" tegas Rehan marah kala itu. "Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN