52

1060 Kata

"Iya Bi, Arka janji tidak akan pergi lagi seperti kemarin, Arka tidak akan membuat mama cemas lagi," seru Arka yang menuruti keinginan bi Iyas. "Pinter sayang, maaf ya, Bibi agak bawel sekarang, karena Bibi takut kamu pergi lagi dan nggak izin lagi, Bibi takut banget." bi Iyas menunjukkan kecemasannya pada Arka saat itu. Bi Iyas memeluk dan mencium Arka dengan lembut, lalu mengajaknya bercanda ria. Tawa Arka memenuhi kamar, Dinda dan Pandu yang sejak tadi memperhatikan keadaan Arka ikut tersenyum karena melihat bi Iyas yang begitu pintar membuat Arka tertawa. Dinda merasa sangat bahagia ketika melihat Arka tertawa lagi di kamarnya, setelah beberapa hari kamar itu terasa sangat sepi dan tidak ada kabar dari putranya. "Dinda, apa tidak lebih baik kita biarkan saja Arka dan bi Iyas bahagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN