Aku bingung. Aku bingung dengan diri sendiri yang seperti ini. Apa betul aku benar-benar sudah ingat dengan semuanya? Atau ingatan yang datang barusan hanya penguat dari ingatan sebelumnya? Ini semua karena Mas Iqbal yang masih belum percaya dengan kembalinya ingatanku. Dia masih meragukan itu. Entah karena saking takutnya berharap lebih, atau karena bukti yang kutunjukkan masih terlalu sedikit, entahlah. Kini dia malah tertidur pulas di sampingku setelah aksi ‘jenguk Dedek’ yang sangat mengesankan. Aku bilang mengesankan karena suamiku ini bisa berlaku sangat lembut di saat sebenarnya dia terlihat ingin menggebu-gebu. Tentu saja begitu. Sudah berbulan-bulan lamanya dia menahan diri. Kalau boleh jujur, aku merasa seperti disinggahi dua orang. Yakni Naya versi asli dan Naya versi hila