54. Kembali untuk Kehidupan Baru

1806 Kata

Sudah berhari-hari Regar dengan setia menunggu sang istri di sampingnya. Setiap hari pula dirinya tidak pernah absen untuk membersihkan tubuh Indira. Menyekanya menggunakan handuk dan air hangat. Serta tak pernah sehari pun terlewatkan bagi Regar untuk mengajak Indira berbincang meski dirinya tidak pernah lagi mendengar suara wanitanya. Rindu? Sangat.. Dengan rasa bersalah yang masih menggunung, malam ini setelah usai menunaikan sholat isya’ di ruang rawat inap ini..Regar kembali mengecup dahi sang istri. Wajah cantiknya tidak pernah berubah meski bibirnya sangat pucat beberapa hari belakangan ini. Rambut Indira pun tampak rapi karena Regar juga telaten menyisir rambut wanitanya dengan perlahan agar ia tidak merasa sakit bila tiba-tiba ia terbangun. Hahhh.. ternyata seperti ini ya rasanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN