47~BC-2

666 Kata

Bagaimana bila bulan depan Cinta benar-benar hamil anak Bias? Memikirkannya saja, Cinta sudah sakit kepala. “Cin …” panggil Bias. “Ayo sarapan. Atau, mau pesan yang masih hangat?” “Aku nggak nafsu makan,” jawab Cinta lirih. Sebenarnya, Cinta kembali ingin memaki Bias karena perbuatannya tadi malam. Namun, jika dipikir lagi, Bias memang memiliki alasan tepat untuk melakukan hal tersebut. Semua yang terjadi adalah cara Bias membalas dan membuat Cinta merasakan posisi yang sama dengannya. Ini seperti sebuah karma bagi Cinta. “Mau mandi dulu?” tanya Bias kemudian duduk di tepi tempat tidur. “Aku siapin air hangat biar kamu bisa berendam.” “Nggak usah sok manis!” Cinta berbalik perlahan memunggungi Bias, sambil menahan nyeri yang masih merayap di sekujur tubuhnya. “Kamu itu perlu mandi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN