~~~~~~~~~~~~~ Altaf keluar dari mobil seorang diri, tetapi tidak langsung masuk ke dalam rumah. Ia duduk di teras sambil bicara dengan pria yang menjaga rumah tersebut sejak semalam. “Aman, Pak?” tanya Altaf. “Aman, Mas. Nggak ada yang keluar masuk. Di belakang juga aman.” “Saya masuk dulu kalau begitu.” Altaf melihat jam tangannya sebentar, lalu beranjak ke dalam rumah. Ia menuju ke dapur dan menunggu asisten rumah tangga lebih dulu. Sementara itu, pihak berwenang juga sedang berada di jalan dan akan sampai sekitar 15 menit lagi untuk proses penangkapan. “Ibu di mana, Bik?” tanya Altaf melihat ayam goreng yang sudah tersaji di kitchen island. Ia hanya melihat, tidak berminat untuk mencomotnya. “Di atas, Mas. Belum ada turun dari semalam, habis Mas Al pergi.” Altaf tersenyum mirin

