75~BC-2

726 Kata

“Pak Felix yang nangani?” Altaf menggeleng ragu. “Sepertinya bukan, karena dia sedang nangani kasus besar dan mau konsen di sana. Katanya, nanti ada pengacara yang ditunjuk buat nangani perceraian papa.” “Baguslah.” Cinta bangkit perlahan, lalu menyampirkan tasnya di bahu. “Lebih cepat mereka cerai, lebih baik. Oia, jangan lupa, aku mau babymoon minggu depan. Jadi, jangan hubungi aku soal kerjaan.” Altah mengangguk dan juga beranjak menyusul Cinta yang baru meninggalkannya. “Mending kamu di rumah aja, fokus sama kehamilanmu.” “Nanti kalau anakku lahir, baru aku di rumah aja.” Cinta memang sudah berencana untuk menjadi ibu rumah tangga setelah anaknya lahir. Ia hanya ingin fokus mengurus Bias dan buah hati mereka. Namun, rencana itu tidak akan berlangsung selamanya. Dua atau tiga tahun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN