80~BC-2

659 Kata

“Bukannya Yosep di bawah?” tanya Cinta setelah panggilan tersebut berakhir. “Iya, tapi sudah mau pergi,” jawab Bisa memasukkan ponselnya di saku jas bagian dalam. “Mulai besok aku punya sopir pribadi kata Yosep. Dan kamu, selain ke kantor, ada Vanya yang akan nemeni ke mana pun kamu pergi. Ke mall misalnya.” “Ih, kok, gitu?” Bibir Cinta mengerucut, “kan, nggak enak kalau ke mana-mana sama bodyguard?” “Anggap dia itu asisten pribadimu,” ucap Bias menunduk, lalu mencuri satu ciuman dari bibir Cinta, “jangan nolak, karena ini semua aku lakuin buat kamu dan anakku. Briana memang ada di dalam penjara, tapi, aku khawatir dengan Cia. Jadi, kali ini nurut sama suamimu, oke, Cintaku?” “Hm,” gumam Cinta enggan berdebat, “dah buruan ke kantor sana.” Bukannya segera pergi, Bias justru berlutut di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN