100~BC-2

704 Kata

“Kalau itu tergantung orangnya,” ucap Bias tidak setuju sepenuhnya dengan opini tersebut, “terutama mindsetnya.” “Tetap aja, aku setuju kalau nyari pasangan itu harus yang setara.” “Cintaku, setara itu bukan masalah sama-sama tinggi atau sama-sama rendah. Tapi tentang dua orang yang sama-sama mau berjalan di arah yang sama. Kalau cuma satu yang berjuang, ujungnya tetap pincang.” “Tumben Papa Bi ngomongnya bener.” Langkah Bias terhenti seketika. Menatap pada wanita yang sering membuatnya kesal, selain mamanya. Namun, anehnya Bias tidak bisa memarahi kedua wanita itu dan hanya bisa merasa gemas sendiri. “Kita nggak pulang ke rumah malam ini,” ujar Bias memutuskan secara tiba-tiba, “kita pulang ke apartemen.” “Nggak, ah,” tolak Cinta menarik tangan Bias, mengajaknya kembali berjalan men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN