~~~~~~~~~~~~~~~~ “Cin–” “Aaaahh!” Cinta reflek menjerit ketika Bias membuka pintu walk in closet secara tiba-tiba. Sementara Bias, jelas ia terkejut dan segera menggeser pintu kembali ke tempat semula. Menutupnya. “Ada Altaf di bawah,” ujar Bias masih berdiri di depan pintu. Menunggu Cinta yang ternyata sedang mengganti pakaian di dalam sana. Tidak sampai menunggu lama, pintu di hadapan Bias bergeser. Menampilkan wajah kesal Cinta dengan tatapan tajam padanya. “Lain kali, ketok dulu pintunya kalau lagi ditutup,” pesan Cinta kemudian bergeser, melewati Bias. “Aku tau ini kamarmu, tapi walk in closet itu wilayahku. Jadi, jangan sembarangan nyelonong masuk.” “Biasa juga kamu ganti baju di kamar mandi,” sahut Bias memasuki walk in closet dengan segera untuk mengambil kaos kaki. “Ada ha

